Senin, 16 Maret 2009

Lomba Pramuka Penegak 09

Kompetisi Akbar Pramuka Penegak yang dilaksanakan oleh Gugusdepan 11.103 - 11. 104 Pangkalan Politeknik Pertanian Unand pada tanggal 19 s.d 22 Maret 2009, Gugusdepan yang berada dijajaran Kota payakumbuh yang akan mewakili Kota payakumbuh nantinya sudah mulai persiapan setiap hari digugusdepannya, adapun Gugusdepan yang akan ikut mewakili Kota Payakumbuh nanti adalah :
  1. Gugusdepan 001 - 002 Pangkalan MAN 2 Payakumbuh
  2. Gugusdepan 003 - 004 Pangkalan SMK N 2 Payakumbuh
  3. Gugusdepan 015 - 016 Pangkalan MAN 1 Payakumbuh
  4. Gugusdepan 029 - 030 Pangkalan SMA N 2 Payakumbuh

semuanya Gugusdepan ini dibawah kemudi kapal kak Hafiz Walfarizi, begitu kata Ketua DKC Kota payakumbuh di temui di ruangan Kerjanya Hari Jumat kemaren.

Rabu, 04 Maret 2009

Makna Penting Pemilu Legislatif 2009 dan Peran Gerakan Pramuka dalam Pemilihan Umum



Pemilihan Umum (pemilu) legislatif 2009 yang akan dilaksanakan pada hari Kamis, 9 April 2009 mendatang merupakan pemilu yang ke 10 di Indonesia. Pemilu pertama dilakukan pada tahun 1955 dilakukan dua kali. Pertama, 29 September 1955 untuk memilih 257 anggota DPR. Yang kedua, 15 Desember 1955 untuk memilih 520 anggota Dewan Konstituante. Pemilu 1955 diikuti oleh lebih 30-an partai politik (parpol) dan lebih dari seratus daftar kumpulan dan calon perorangan.
Lalu pemilu 1971 yang berlangsung 5 Juli 1971 diikuti 10 partai peserta pemilu. Kemudian, sejak pemilu 1977 (2 Mei 1977), pemilu 1982 (2 Mei 1982), pemilu 1987 (4 Mei 1982), pemilu 1987 (23 April 1987), pemilu 1992 (9 Juni 1992) hingga pemilu 1997 (29 Mei 1997), pesertanya hanya 3 yakni Golkar, PPP dan PDI.
Pelaksanaan Pemilu tahun 1999 (7 Juni 1999) yang merupakan pemilu ke 8 diikuti 48 parpol. Lalu pemilu 2004 (5 April 2004) diikuti 24 parpol dan calon perseorangan. Sama seperti pemilu 2004, pemilu 2009 diikuti 44 parpol, termasuk 6 partai lokal di Nanggroe Aceh Darussalam, dan calon perseorangan
Pemilihan Umum (pemilu) legislatif 2009, akan memilih Anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota
Tata Cara Pemberian Suara Pada Surat Suara
1. Hanya menggunakan alat yang telah disediakan, berupa ballpoint, di masing-masing bilik suara.
2. Pemberian suara dalam bentuk tanda √ (centang).
3.
Pemberian tanda √ (centang) :
a. Pada surat suara DPR/DPRD Provinsi/DPRD Kabupaten/Kota: HANYA SATU KALI pada kolom gambar/ nama partai politik atau pada kolom nama calon atau pada kolom nomor urut calon anggota legislatif.
b. Pada surat suara DPD: HANYA SATU KALI pada kolom foto salah satu calon anggota DPD;
4. Tidak diperbolehkan membubuhkan tulisan dan catatan lain pada surat suara, karena akan dinyatakan tidak sah.
Makna Penting Pemilu
Sebagai kegiatan kenegaraan yang rutin ( 5 tahun sekali ), pelaksanaan pemilu memiliki minimal 2 makna penting. Pertama, pemilu legislatif yang merupakan pemilu memilih anggota DPR, DPD dan DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/kota tidak hanya berhenti hingga anggota DPR, DPD dan DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/kota terpilih dilantik. Melainkan, hasil penyelenggara lembaga Negara yang dipilih secara langsung oleh rakyat akan mewarnai kebijakan dan dinamika kehidupan pemerintahan, berbangsa dan bernegara baik di tingkat nasional dan daerah.
Selanjutnya DPR sebagai hasil pemilihan rakyat langsung akan ikut menentukan pencalonan dan pemilihan personil penyelenggara lembaga Negara lainnya, baik yang ditetapkan dalam UUD maupun yang ditetapkan berdasarkan UU. Seperti anggota Komisi Yudisial, Hakim Agung, Hakim Mahkamah Konstitusi, anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Bank Sentral, KPU, Komisi Nasional Hak Azasi Manusia, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) hingga Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU).
Dalam konteks lokal, hasil pemilu anggota DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota akan menentukan kebijakan pemerintahan dan pembangunan di daerah serta pelaksanaan pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah.
Kedua, pelaksanaan pemilu merupakan saat masyarakat khususnya yang menggunakan hak pilihnya, untuk melakukan penilaian/evaluasi dan memilih individu yang akan menduduki jabatan di DPR/DPD/DPRD.
Peran Gerakan Pramuka dalam Pemilihan Umum.
Gerakan Pramuka sebagai wadah pendidikan non formal sudah semestinya dapat memberikan pencerahan dan pemahaman tentang seputar Pemilu kepada seluruh anggota Gerakan Pramuka khususnya peserta didik., baik yang sudah memiliki hak suara maupun yang belum memiliki hak suara.
Bagi anggota Gerakan Pramuka memahami dengan benar seluk beluk tentang Pemilu akan menjadikan bagian dalam proses percerdasan bangsa. Memahami kedudukan dan tugas-tugas penyelenggara pemilu dengan peraturan yang ada merupakan pengetahuan bagi anggota Gerakan Pramuka dalam upaya ikut serta membantu pemerintah khususnya dalam hal sosialisasi pemilu, selain itu Gerakan Pramuka dengan Kode Kehormatan Pramuka, menempatkan dirinya sesuai dengan Jiwa Tri Satya dan Dasadarma membantu menjaga proses demokrasi berjalan dengan aman, tertib dan lancar.
Sehubungan Gerakan Pramuka adalah bersifat non politik, maka tidaklah layak membawa lembaga ini kedalam kancah politik maupun yang bersifat politik praktis. Meskipun setiap anggota Gerakan pramuka memiliki hak suara namun pada prakteknya Gerakan Pramuka dituntut tetap netral. Tidak memposisikan Kwartir/ Gugusdepan/ satuankarya dalam dukung-mendukung atau memihak pada salah satu peserta pemilu.
Selanjutnya peran apa sajakah anggota Gerakan Pramuka, secara pribadi maupun kelembagaan dalam ikut serta mensukseskan Pemilu, antara lain sebagai berikut :
1. Mendatangi dan memberikan hak suaranya pada TPS (Tempat Pemungutan Suara) bagi yang telah memiliki hak suara.
2. Bagi yang belum memiliki hak suara, ikut serta dalam menjaga keamanan lingkungan maupun di rumah sendiri.
3. Secara suka dan rela membantu pembuatan TPS di lingkungan tempat tinggalnya.
4. Mengingatkan anggota keluarga untuk mendatangi TPS pada hari Pemungutan Suara.
5. Tidak mengikuti acara kampanye dengan menggunakan seragam Pramuka, atribut pramuka atau mengatasnamakan sebagai anggota Gerakan Pramuka/ membawa nama lembaga Gerakan Pramuka.
6. Tetap menjaga netralitas Gerakan Pramuka.
Kita berharap proses pesta demokrasi di negeri kita ini, berjalan dengan tertib, lancar dan aman. Semoga.

GUDEP 005 - 006 PANGKALAN SMP 1 PYK ANGKAT KEGIATAN

Gugusdepan 005 - 006 yang berpangkalan di SMP N 1 Payakumbuh ini adalah salah satu gugusdepan yang sangat aktif di jajaran Kwarcab Kota Payakumubuh, beberapa prestasi sudah di ukirnya baik di tingkat Kota Payakumbuh maupun tingkat Sumbar, gugusdepan ini sudah dibimbing Kakak Hendri Saputra sejak tahun 2004 mulai dari situlah Gugusdepan ini kembali berkarya, untuk menunjukkan karya baktinya Gugusdepan ini akan melaksanakan kegiatan yaitu Lomba Ketangkasan Pramuka Penggalang, kegiatan ini nantinya akan diikuti olah Seluruh Anggota Pramuka Penggalang Yang berpangkalan di sekolah dasar (SD) di Jajaran Kwarcab Kota Payakumbuh, ada pun mata lomba yang akan di perlombakan antara lain lomba Pionering, Asah Terampil, Senam Pramuka, Pildacil dan Tarik Tambang, kegiatan ini akan berjalan mulai dari tanggal 28 s.d 29 Maret 2009 yang bertempat di SMP 1 Payakumbuh dan Lapangan Kapten Tantawi.
Harapan dari gugusdepan ini dengan kegiatan yang mereka laksanakan mudah - mudahan dapat memotivasi para generasi muda untuk bergabung di gerakan Pramuka dan dapat mendukung Revitalisasi Gerakan Pramuka.

Salam Pramuka !

Selasa, 03 Maret 2009

Raimuna Nasional 2012 di Papua



Provinsi Papua mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah perhelatan akbar perkemahan Raimuna Gerakan Pramuka tahun 2012. Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Provinsi Papua, Amos Asmuruf SH di Biak, Senin, mengatakan jajaran Kwartir Cabang Pramuka kabupaten/kota se Papua diharapkan menyiapkan diri menyambut agenda nasional Raimuna nasional di tanah Papua. "Sebagai tuan rumah Raimuna nasional kita patut berbangga sebab daerah ini dikunjungi sekitar 10.000 anggota Pramuka dari seluruh Indonesia," ungkap Amos.

Rabu, 25 Februari 2009

Peserta Yang Lulus Tahap I


DAFTAR NAMA PESERTA YANG LULUS TAHAP I
KWARCAB 0314 GERAKAN PRAMUKA KOTA PAYAKUMBUH


No Nama Gugusdepan Tanggal Pendaftaran Jenis Kelamin

1 DONI SAPUTRA Man 3 Payakumbuh 22 februari 2009 Laki - laki


2 NASRUL Man 3 Payakumbuh 22 februari 2009 Laki - laki

3 NUR ARIFIN Man 2 Payakumbuh 24 Februari 2009 Perempuan

4 DINI FEBRIA Q Man 2 Payakumbuh 24 Februari 2009 Perempuan

5 WANDRI Man 2 Payakumbuh 24 Februari 2009 Perempuan

6 SILVIA LESTARI Man 2 Payakumbuh 24 Februari 2009 Perempuan

7 KHAIRUL LATIF A Man 2 Payakumbuh 24 Februari 2009 Perempuan

8 DIAN AZHARIA S Man 2 Payakumbuh 24 Februari 2009 Perempuan

9 JIMMY SATRIA M SMA 2 Payakumbuh 26 Februari 2009 Laki - Laki

10 GITA INDAH PERTIWI SMA 2 Payakumbuh 26 Februari 2009 Perempuan

11 ELSA DWI UTAMI SMA 2 Payakumbuh 26 Februari 2009 Perempuan

12 DIMAS PRATAMA SMA 2 Payakumbuh 26 Februari 2009 Laki - laki

13 BUDI SATRIA RAHMAN SMA 2 Payakumbuh 26 Februari 2009 Laki - laki

14 ELVARISA ADRIANI SMA 2 Payakumbuh 26 Februari 2009 Perempuan

15 DERIA PRADANA PUTRI SMA 2 Payakumbuh 26 Februari 2009 Perempuan

16 FITRIANA SMA 2 Payakumbuh 26 Februari 2009 Perempuan

17 ONE PUTRA SMA 2 Payakumbuh 26 Februari 2009 Laki - laki

NB : Peserta Berkumpul pada hari sabtu Tanggal 28 Februari 2009

di kantor kwarcab Kota payakumbuh jam 14.00

WIB berpakaian Seragam Pramuka Lengkap

Kamis, 12 Februari 2009

JUKNIS GIAT PRESTASI PRAMUKA PENEGAK TAHUN 2009

PETUNJUK TEKNIS (JUKNIS)
GIAT PRESTASI PRAMUKA PENEGAK TAHUN 2009
SE-SUMATERA BARAT

I. PENDAHULUAN
A. Umum
1. Bahwa untuk memperlancar segala usaha dan kegiatan persiapan pesera Giat Prestasi
Pramuka Penegak (GP3) ke 3 se-Sumatra Barat tahun 2008 diperlukan statu petunjuk teknis
kegiatan yang dipersiapkan dan dilaksanakan secara terperinci, lengkap dan baik.
2 Dalam rangka memperlancar mekanisme pelaksanaan kegiatan Giat Prestasi Pramuka
Penegak (GP3) ke 3 se-Sumatra Barat tahun 2008 diperlukan adanya pemahaman isi
Petunjuk teknis bagi peserta maupun sangga kerja yang akan bertugas dilapangan dengan
didukung fasilitas dan sarana yang memadai.

B. Maksud dan Tujuan
1. Maksud dari petunjuk tejnis ini adalah sebagai pedoman untuk terlaksananya kegiatan Giat
Prestasi Pramuka Penegak (GP3) ke 3 se-Sumatra Barat tahun 2008 baik peserta maupun
penyelnggara sebagai gambaran umum kegiatan bagi unsur dalam Gerakan Pramuka.
2. Tujuan dari petunjuk teknis ini adalah agar persiapan dan pelaksanaan kegiatan dapat
berjalan dengan baik dan sesuai dengan rencana yang telah ditentukan.

C. Ruang Lingkup
Petunjuk teknis ini mempunyai ruang lingkup sebagai berikut :
1. Pendahuluan
2. Kegiatan
3. Waktu dan Tempat Pelaksanaan
4. Petunjuk Teknis Kegiatan
5. Diskulaifikasi umum
6. Lain – Lain
7. Penutup


II. KEGIATAN
A. Nama Kegiatan
Nama kegiatan yang dilaksanakan adalah ”Giat Prestasi Pramuka Penegak ke 3 se-Sumatra
Barat Tahun 2008” yang disingkat dengan ”GP3 2008”.

B. Tema Kegiatan
”Berkompetisi dan Berprestasi di Giat Prestasi dengan Hati dan Sikap yang Bersih dan Suci”.

C. Motto Kegiatan
”Satyaku Kudharmakan, Dharmaku Kubaktikan”.

III. WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN
A. Waktu Pelaksanaan
Rabu s/d Minggu tanggal s/d Juli 2009

B. Tempat Pelaksanaan
Bumi Perkemahan Ampangan, Kenagarian Aur Kuning Kota Payakumbuh




IV. PETUNJUK TEKNIS KEGIATAN
A. Peserta dan Pembina Pendamping
1. Gugus Depan aktif se-Sumatra Barat
2. Masing – masing Gugus Depan mengirimkan peserta 20 orang ( 10 pa dan 10 pi ) serta 2
orang Bindamping ( 1 pa dan 1 pi ).
3. Khusus untuk ggusdepan yang berpangkalan di pondok pesantren/ SMK boleh mengirimkan
20 putra / 20 putri saja
4. Pendaftaran dan Pembayaran Camp Fee paling lambat tanggal juli 2009.
5. Panitia dan Sangga Kerja tidak melayani pendaftaran di areal Bumi Perkemahan

B. Persyaratan Peserta dan Pembina Pendamping
1. Surat Mandat dari Gugus Depan
2. Surat Mandat dari Kwartir Cabang
3. Membayar Camp Fee Rp. 20.000/orang
4. Mengirimkan minimal 50% Camp Fee tanda ikut serta sebelum tanggal Juli 2009 ke
Rekening 0256-01-015695-50-8 a.n Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Payakumbuh Bank
BRI Kantor Cabang Kota Payakumbuh.
5. Diperbolehkan mendaftar dan membayar Camp Fee di Kwartir Cabang Gerakan Pramuka
Kota Payakumbuh beralamat Jl. Pacuan Kubu Gadang Komplek Ex.Center Kota
Payakumbuh.
6. Masing – masing Gugus Depan untuk dapat memberikan informasi tentang keikutsertaan
dan pembayaran camp fee kepada Contact Person.

C. Fasilitas
1. Piagam/sertifikat
2. Kokarde/ID Card
3. Kenang – Kenangan untuk masing – masing Gugus Depan dan Kwartir Cabang
4. Pin Kegiatan

D. Materi Lomba
1. PBB
a) Waktu 15 Menit
b) Berpakaian Pramuka
c) Peserta 16 Orang ( 8 pa/8 pi )
d) Ukuran Lapangan 10 m x 17 m
e) Penilaian
Ø Seragam
Ø Kerapian
Ø Ketepatan waktu
Ø Kekompakan
Ø Kesesuaian aba – aba
Ø Penguasaan lapangan
Ø Danton
§ Sikap
§ Suara
§ Inisiatif
f) Pengurangan Nilai
Ø Melewati batas waktu ( masing – masing juri 100 point )
Ø Gerakan Melewati setelah batas waktu tidak dinilai lagi
g) Diskulaifikasi
Ø Tidak berpakaian Pramuka
Ø Kekurangan/kelebihan peserta
Ø Terlambat/tidak datang setelah panggilan ke 3
Ø Menyentuh/melewati tali pembatas
Ø Waktu dihitung ketika semua peserta PBB masuk ke arena PBB

2. Obade/Paduan Suara
a) Peserta 10 orang ( 4 pa/6 pi )
b) 1 pa ditunjuk untuk dirigent
c) Berpakaian Pramuka
d) Menyanyikan lagu wajib ”Minangkabau”
e) Menyanyikan salah satu lagu pilihan :
Ø Bangun Pemudi Pemuda
Ø Nyiur Hijau
Ø Dwi Warna
f) Peniliaian
Ø Sikap
Ø Penampilan
Ø Kesesuaian irama lagu
Ø Keindahan suara
Ø Kesesuaian Tempo
Ø Kesesuaian lagu dengan aba-aba dirigent
Ø Dirigent
§ Sikap
§ Penampilan
§ Teknik Pemberian aba-aba

3. City Arround
a) Peserta 3 pa dan 2 pi
b) Berpakaian lapangan
c) Lomba berupa napak tilas
d) Setiap Gugus Depan memiliki Handy Talky ( HT )
e) Menyediakan perlengkapan masak dan penghidangan
f) Mebawa perlengkapan alat tulis
g) Setiap Gugus Depan memiliki uang maksimal Rp. 30.000
h) Di perjalanan diberi penugasa spt : peta pita dan tugas lainnya
i) Peserta harus dapat bersosialisasi dengan masyarakat
j) Penilaian
Ø Peta pita
Ø Penugasan
Ø Kecepatan waktu
Ø Fun cooking
Ø Kekuatan fisik
Ø Kekompakan
k) Pengurangan nilai
Ø Kekurangan peserta di waktu perjalanan, spt : sakit, dsb
Ø Penambahan perlengkapan selama diperjalan dan di buper
l) Diskulaifikasi
Ø Dibantu oleh pembina/ peserta lain selama perlombaan
berlangsung
Ø Membawa hand Phone ( HP )

4. Pionering
a) Peserta 3 pa dan 3 pi
b) Berpakaian lapangan
c) Perlengkapan disediakan oleh peserta
d) Bahan tidak boleh dirakit sebelum waktu perlombaan
e) Maket/sketsa diberikan pada waktu perlombaan
f) Waktu 120 menit
g) Semua bahan dan peralatan telah disediakan sebelum lomba
h) Penilaian
Ø Kekuatan ikatan
Ø Simpul dan ikatan
Ø Kerapian
Ø Kesesuaian hasil dengan sketsa
i) Diskualifikasi
Ø Bahan telah dirakit
Ø Kurang/lebih peserta
Ø Menerima bantuan dan pemberian berupa apapun dari
pembina/peserta lain
Ø Peserta/pembina mendekati areal perlombaan (
pengambilan foto )

5. Quiz Time
a) Peserta 3 orang ( 2 pa/1 pi atau sebaliknya )
b) Berpakaian Pramuka
c) Soal berupa esay
d) Komposisi soal
Ø Tekpram 60 %
Ø Pelajaran 20 %
Ø Umum 20 %
e) Melewati tahap penyisihan
f) Hasil penyisihan langsung diambil 3 besar
g) Diskualifikasi
Ø Membawa contekan
Ø Menerima bantuan dari berbagai pihak

6. Senam Pramuka
a) Peserta 5 pa dan 5 pi
b) Berpakaian olahraga/lapangan
c) Penilaian
Ø Kebenaran/kesesuaian gerakan
Ø Kekompakan
Ø Kesegaran fisik
Ø Ekspresi

7. Sing a Song
a) Peserta 3 orang ( 2 pa/1 pi atau sebaliknya )
b) Berpakaian Pramuka
c) Melewati tahap penyisihan
d) Hasil penyisihan diambil 3 besar
e) Lagu berupa lagu wajib Nasional dan lagu Pramuka
f) Diskualifikasi
Ø Membawa contekan
Ø Menerima bantuan dari berbagai pihak

8. Khutbah Jum’at
a) Peserta 1 orang pa
b) Berpakaian muslim/koko
c) Waktu 25 menit
d) Tema “ Penyalahgunaan Arti Penting Pramuka Bagi Generasi Muda “
e) Penilaian
Ø Cara penyampaian
Ø Penguasaan Materi
Ø Kefasihan bacaan ayat-ayat
Ø Adab
Ø Kesesaian dengan tema
f) Pengurangan nilai
Ø Melihat teks ( masing-masing juri 100 point )
Ø Melebihi batas waktu ( masing-masing juri 100 point )

9. Pidato Bahasa Inggris
a) Peserta 1 orang (pa/pi)
b) Berpakaian Pramuka
c) Waktu 15 menit
d) Tema “Dampak Positif Pramuka dikalangan Remaja”
e) Penilaian
Ø Cara penyampaian
Ø Intonasi suara
Ø Artikulasi
Ø Kesesuaian dengan tema
f) Pengurangan Nilai
Ø Melihat teks ( masing-masing juri 100 point )
Ø Melebihi batas waktu ( masing-masing juri 100 point )
E. Materi Non Lomba
1. Upacara Adat
a) Kegiatan ini dilaksanakan sebelum upacara pembukaan dan
penutupan GP3 2009
b) Kegiatan ini bertujuan mengikat peserta kedalam Adat Tuah
Sakato selama kegiatan berlangsung
c) Peserta Hadir 30 menit sebelum upacara dimulai untuk
melakukan gladi
d) Berpakaian Pramuka lengkap

2. Upacara Pembukaan dan Penutupan GP3 2009
a) Upacara Pembukaan dilaksanakan pada tanggal Juli 2009 pukul 09.00 WIB dan upacara
penutupan pada tanggal Juli 2009 pukul 11.00 WIB
b) Peserta hadir 30 menit sebelum upacara dimulai untuk melakukan gladi
c) Berpakaian Pramuka lengkap

3. Api Unggun
a) Kegiatan ini dilaksanakan pada malam terakhir tanggal Juli 2009 GP3 2009
b) Kegiatan ini dilaksanakan pada pukul
c) Peserta sudah hadir 10 menit sebelum acara dimulai
d) Berpakaian Pramuka Lengkap

4. Jam Malam
a) Jam malam diberlakukan pada jam 23.00 WIB setiap malamnya
b) Tidak dibenarkan membuat acara sendiri tanpa sepengetahuan Posko Sangga Kerja

5. Hiburan
a) Peserta berpakaian sopan dan rapi
b) Kegiatan ini dilaksanakan sesudah upacara api unggun
c) Kegiatan ini bertujuan menghibur peserta estela usai kegiatan
d) Bagi kontingen yang mau menampilkan Bakau untuk menyerahkan nama-namanya paling lambat tanggal Juli 2009 pukul 18.00 WIB.

6. Contact Person

F. Pemenang
1. Juara Umum
a) Berdasarkan akumulasi pada masing-masing juara mata lomba
Ø Juara 1 => 3 point
Ø Juara 2 => 2 point
Ø Juara 3 => 1 point
b) Apabila terdapat kesamaan jumlah point, maka juara umum ditentukan menurut urutan perlombaan yang terdapat pada petunjuk teknis
c) Tidak ada penambahan point yang diambil dari Danton dan Dirigent Terbaik
2. Juara 1,2,dan 3 pada masing-masing mata lomba
3. Danton Terbaik
4. Dirigent Terbaik


G. Hadiah
1. Tropy bergilir Juara Umum
2. Tropy lepas Juara Umum
3. Tropy lepas juara pada masing-masing mata lomba

V. DISKUAIFIKASI UMUM
A. Gugus Depan tidak mendaftar ulang
B. Tidak menyerahkan blangko pendaftaran
C. Tidak mengisi secara lengkap blangko pendaftaran spt : foto
D. Menukar peserta pada masing-masing mata lomba/tidak sesuai peserta dengan yang ada pada blangko pendaftaran
E. Terlambat dalam 3 x panggilan
F. Membuat onar/gaduh selama kegiatan berlangsung

VI. LAIN LAIN
A. Blangko keikutsertaan/pendaftaran diisi dengan lengkap dan sesuai dengan yang sebenarnya.

VII. PENUTUP
Demikianlah Petunjuk Teknis ini dibuat agar dapat dijadikan pedoman dalam mengikuti dan melaksankan Giat Prestasi Pramuka Penegak ke 3 se-Sumatra Barat Tahun 2009 ( GP3 2009 )


Payakumbuh, Januari 2009
Kwarcab 0314 Gerakan Pramuka
Kota Payakumbuh
Ketua



H. Mahmuda Riva’i, SH, MM

Rabu, 31 Desember 2008

Kwarcab Kota payakumbuh berduka !!!!!

inallillahi wainaillahi raji'un!!!!!!!
telah berpulang keamatullah seorang anggota Satgas Pramuka Peduli Kota Payaumbuh yang bernama kakak Aulul fajri dia merupakan anggota raimuna ke sembilan kemaren.

Selasa, 16 Desember 2008

PAYAKUMBUH LAKSANAKAN DIANPINRU !!


Pentingnya Pembinaan terhadap Generasi Muda agar terhindar dari hal - hal yang bersifat negatif seperti miras dan mengkonsumsi obat - obat terlarang, dan untuk meningkatkan karakter kepemimpinanan dan sistim beregu bagi Pramuka Penggalang, Kwarcab 0314 Gerakan Pramuka Kota Payakumbuh mencoba menciptakan sebuah kader kepemimpinan tersebut melalui kegiatan Gladian Pimpinan Regu Bagi Pramuka Penggalang Tingkat Cabang (dianpinru).

Kegiatan ini akan dilaksanakan pada tanggal 26 -29 Desember 2008 yang bertempat di Bumi Perkemahan Air Putih Talago. kegiatan ini diikuti oleh 50 orang Pramuka Penggalang baik yang berpangkalan di SMP dan SD selain itu Peserta ada juga dari Gugusdepan yang berpangkalan dari Kelurahan seperti Kelurahan Payolansek dan Kel Ampangan. kegiatan ini akan di buka nantinya oleh Ketua Kwarcab Kota Payakumbuh kakak H. Mahmuda Riva'i, SH, MM.





by: jids

Sabtu, 14 Juni 2008

RAINAS USAI HAPRAM MENYAMBUT !





Usai pesta besar selam 10 hari dibumi perkemahan cibubur Jakarta Timur disusul dengan Dirgahayu Gerakan Pramuka yang ke 47 masing-masing Kwartir akan melaksanakan Apel Besar, sebelumnya mungkin Kwartir melaksanakan berbagai kegiatan untuk memeriahkan HUT Gerakan Pramuka yang ke 47 ini, salah satunya Adalah Kwarcab 0314 Geran Pramuka Kota Payakumbuh akan melaksanakan Gladian Pimpinan Regu (DIANPINRU) kemudian disusul dengan Best Of The Best Batiah Scouting Competition II (BOBB II), dimana BOBB II ini diikuti oleh seluruh anggota Gerakan Pramuka, mulai dari tingkat Siaga sampai pada Tingkat Pandega di seluruh Jajaran Kwarcab Kota Payakumbuh, dimana kegiatan ini merupakan ajang Evaluasi gugusdepan sampai dimana kemampuan peserta didik mereka, tema dari kegiatan ini nantinya adalah "Pramuka Siap Menjadi Pemimpin Kedepannya" untuk itu kami berharap nantinya peserta yang ikut dalam kegiatan ini adalah betul - betul Anggota Gerakan Pramuka yang unggul di gugusdepannya.

SANDI AMBALAN TUAH SAKATO

Asa,rasa,cipta dan karsa adalah milik manusia yang hakiki.
Dengan itu semua bertindaklah secara wajar, jangan berlebihan.
Karena manusia itu dilahirkan dalam serba kekurangan dan keterbatasan.
Tuhan mengetahui setiap tingkah laku kita,
dan apa yang ada dalam detak jantung kita.

Apa yang kita rasakan, kita alami dan yang akan kita hadapi
adalah sesuatu yang penuh dengan perjuangan.
Tapi ingatlah sebesar-besar kebahagiaan,adalah kebahagiaan setelah
melakukan kerja yang benar-benar penuh dengan perjuangan.
Dan sebesar-besar ketenangan
adalah ketenangan setelah menunaikan ibadah.

Mungkin engkau membenci sesuatu, walaupun sesuatu itu baik untukmu.
Dan mungkin engkau senang sesuatu, walaupun hal itu tidak baik untukmu.
Katakanlah kebenaran itu suci dan perlu diperjuangkan.
Karena kebenaran itu datang dari Tuhan pencipta alam.

Kita punya karsa dan karya tapi kita masih perlu pengembangan.
Jadikanlah pengalaman yang ada sebagai awal,
Dalam menempuh masa depan.
“Alam Takambang Jadi Guru”

Kepercayaan yang ada,tenyata lahir dan tumbuh
Setelah kita berbuat yang benar dan bermanfaat bagi kita dan orang lain.
Bakti, kita peruntukkan kehadapan orang tua,bangsa dan negara.

Tanyalah diri kita,
apa yang sudah kita baktikan kepada orang tua, bangsa dan negara,
sebelum kita tuntut terlalu banyak.
Gerak langkah masing-masing kita memang berbeda.
Rambut sama hitam, lain lubuk lain ikannya.

Walaupun demikian kita sama-sama insan ciptaan Tuhan.
Kita punya niat dan keinginan yang sama dalam wujud tujuan yang nyata.
Besatu utuh,Tegar Mandiri,Ceria penuh dengan karya
Dibawah Satya Dharma Pramuka.

ASA,RASA,CIPTA DAN KARSA,BAWA BUDI LUHUR
Itulah kehendak ambalan kita.

Kamis, 12 Juni 2008

Rabu, 11 Juni 2008

Kegiatan GP3 Kota Payakumbuh

kegiatan yang menarik dan menantang kini sudah banyak hilang dalam berkegiatan, oleh sebab itu salah satu penyebab berkurangnya anggota pramuka adalah kegiatan yg menarik dan menantang sudah jarang dilaksanakan dalam Gerakan Pramuka, dan banyaknya organisasi yang mirip dengan gerakan pramuka.

untuk membangkitkan kembali semanagat Gerakan Pramuka dan mendukung Revitalisasi Gerakan Pramuka yang dicanangkan Bapak Presiden Susilo Bambang Yudoyono, pada tanggal 14 Agustus 2006 yg lalu, Kwarcab 0314 Gerakan Parmuka Kota Payakumbuh c.q Dewan Kerja Cabang Kota Payakumbuh mencoba sebuah kegiatan yang menarik dan menantang yaitu Giat Prestasi Parmuka Penegak (GP3) tingkat Daerah Sumatera Barat adapun kegiatannya adalah lomba PBB, Obade, Khotbah Jum'at, Pidato Bahasa Inggris, dan Pionering selain itu untuk mengisi waktu senggang sangga kerja juga memnerikan Outbound seperti, Bom the activity, Flying Fox, Rawa Buaya dan masih banyak kegiatan yang dilaksanakan oleh sangga kerja, kegiatan ini sangat menyenang bagi peserta dan juga bagi sangga kerja, kegiatan ini akan dijadikan sebagai Program tahunan DKC Kota Payakumbuh.

harapan dari kami mudah-mudahan DKC yang lain bisa juga mengangkat kegiatan yang seperti ini agar Citra Gerakan Pramuka kembali baik dimasyarakat, selama ini masyarakat hanya menganggap anggota Pramuka hanya bisa tepuk tangan dan bernyai saja.

Selasa, 10 Juni 2008

orang dewasa memberi dorongan

kegitan Prmuka Penegak dan Pandega harus tetap dibawah bimbingan orang dewasa, karna tanpa ada orang dewasa yang membimbing akan menimbulkan efek yang negatif bagi peserta didik, dan itu semua bisa merusak citra Gerakan Pramuka Dimata masyarakat, mari itu kitapegang teguh dalam melaksanakan kegiatan!!!!!!!!!